Uncategorized

Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, “Peringati Hari Raya Waisak 2024, 13 Orang Narapidana Beragama Buddha Peroleh Remisi”.

174
×

Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, “Peringati Hari Raya Waisak 2024, 13 Orang Narapidana Beragama Buddha Peroleh Remisi”.

Sebarkan artikel ini

M. Pithra Jaya Saragih: "Ini merupakan salah satu wujud bahwa Lapas Kelas IIA Pematangsiantar siap untuk mewujudkan tujuan Pemasyarakatan".

Simalungun-SUMUT | JurnalisIndoNews Peringati hari Tri Suci Waisak atau yang dikenal dengan Hari Raya Waisak yang jatuh pada 23 Mei 2024 merupakan momen istimewa bagi segenap umat yang beragama Buddha di seluruh negeri, tidak luput bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)/Narapidana yang menjalani masa pidananya, sama halnya juga di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar.

Kebahagiaan semakin terasa dalam perayaan Waisak ini dimana dengan semakin lengkap para Narapina yang ada disana memperoleh remisi hari raya Waisak tahun 2024 ini.

Dari jumlah WBP Lapas Pematangsiantar per tanggal 23 Mei 2024 sebanyak 1.728 orang, dimana dari jumlah WBP tersebut yang beragama Buddha sebanyak 15 orang, diantaranya Narapidana sebanyak 13 orang dan tahanan sebanyak 2 orang.

Dari seluruh Narapidana yang beragama Buddha pada hari Raya Waisak ini memperoleh Remisi atau Pengurangan Masa Pidana dan 1 orang Narapidana diantaranya memperoleh Remisi Waisak RK II (langsung bebas) namun karena masih menjalani subsider sehingga harus menjalani subsider terlebih dahulu.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pematangsiantar, M. Pithra Jaya Saragih menyerahkan remisi secara simbolis di Vihara Lapas Pematangsiantar kepada narapidana yang memperoleh remisi hari raya Waisak sesuai dengan amanah UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. “Remisi Hari Raya Agama merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) yang berkelakuan baik tanpa memandang agama WBP tersebut”.

“Adapun berkelakuan baik diantaranya tidak melanggar tata tertib dibuktikan dengan tidak tercantum dalam register F, mengikuti kegiatan rutin ibadah masing-masing agama, mengikuti kegiatan olahraga, mengikuti kegiatan upacara Hari Besar Nasional. Mengikuti penyuluhan hukum dan kesehatan, mengikuti kegiatan bimbingan kerja dan pelatihan kemandirian. Adapun program pelatihan kemandirian unggulan yang ada di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar antara lain : Perikanan, Perkebunan, Mebel, Tenun, Bakery dan masih banyak lainnya. Ini merupakan salah satu wujud bahwa Lapas Kelas IIA Pematangsiantar siap untuk mewujudkan tujuan Pemasyarakatan dalam menyiapkan warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat dan tidak mengulangi lagi perbuatannya”, tutup Kalapas.

(Red”-hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *