Berita DaerahNasionalOlahraga

Samosir Sambut  Peserta Manca Negara Dengan Rute Spektakuler  di Event Internasional Trail Of The Kings

164
×

Samosir Sambut  Peserta Manca Negara Dengan Rute Spektakuler  di Event Internasional Trail Of The Kings

Sebarkan artikel ini
Gbr : Bupati Samosir Vandico Timotius Gultom Dengan Peserta Event Internasional Trail Of The Kings.

JurnalisIndoNews.com|Samosir – Kabupaten Samosir, Sumatra Utara sebagai permata di tengah Danau Toba, bersiap menjadi tuan rumah ajang olahraga petualangan bertaraf internasional, “Trail of The Kings 2025” by Ultra-Trail du Mont Blanc.

Even yang dijadwalkan berlangsung pada 17-19 Oktober 2025 ini diproyeksikan akan menarik ribuan peserta dari berbagai negara, mengukuhkan Kabupaten Samosir sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

“Trail of The Kings” by UTMB bukan sekadar lomba lari atau bersepeda lintas alam biasa, tapi sebuah ekspedisi yang dirancang untuk menantang fisik dan mental peserta, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Batak Toba yang mempesona di Pulau Samosir, melintasi jalur-jalur historis dan pemandangan ikonik Samosir.

Daya Tarik Internasional dan Dampak Ekonomi

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho kepada Wartawan, Rabu (8/10/2025) mengatakan, ditargetkan partisipasi lebih dari 20 negara, termasuk atlet-atlet trail terkemuka dari Eropa, Asia, dan Amerika.

“Kehadiran peserta mancanegara diharapkan tidak hanya meningkatkan citra Samosir di kancah global, tetapi juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal, mulai dari sektor akomodasi, kuliner, hingga kerajinan tangan,” ujarnya, dilansir dari Medanbisnisdaily.com.

Ia menerangkan, sangat antusias menyambut pelaksanaan ‘Trail of The Kings 2025’ by UTMB sebagai kesempatan emas untuk menunjukkan keindahan Samosir kepada dunia dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan.

“Persiapan terus kita lakukan, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur dan logistik untuk menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh peserta,” beber Tetty.

Rute Menantang Penuh Pesona Budaya dan Alam

Rute “Trail of The Kings 2025” dirancang dengan cermat untuk menawarkan tantangan yang bervariasi dan pemandangan yang tak terlupakan. Total panjang rute utama diperkirakan sekitar 50 kilometer untuk kategori lari ultra dan 75 kilometer untuk kategori sepeda gunung, dengan beberapa opsi jarak yang lebih pendek untuk peserta umum.

Dijelaskannya, terdapat peta rute untuk semua kategori yakni Caldera Crown 100 K, Ultimate Expedition 60 K, King’s Ascent 28 K, Legacy Dash 10 K dan Legend Leap 5 K.

“Sepanjang rute, telah ditetapkan Lokasi Aid Station dengan tiga tipe layanan diantaranya Standard, Complete Food & Drink dan Full Service,” bebernya.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, kata Tetty, manajemen lomba menyiapkan 120 Marshall dan 12 Sweeper, didukung oleh total 42 pendukung di rute.

Selain berkompetisi dengan tantangan, peserta akan dimanjakan dengan panorama indah Samosir, yakni:

Dimulai dari jantung pariwisata Samosir, Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, peserta akan disambut dengan pemandangan Danau Toba yang tenang di pagi hari.

Tomok, masih di Kecamatan Simanindo, pemandangan tepi danau akan menjadi objek menarik menuju makam Raja Sidabutar yang legendaris

Desa Tradisional, akan dilewati beberapa desa tradisional Batak seperti Huta Siallagan di Ambarita, di sana ada kursi batu peninggalan raja-raja Batak, memberikan nuansa budaya yang kuat

Gunung Pusuk Buhit, memasuki kota Pangururan akan terlihat puncak Gunung Pusuk Buhit secara langsung, akan menawarkan pemandangan spektakuler, gunung sakral bagi masyarakat Batak dan hamparan sawah bertingkat yang hijau

Pangururan, akan menawarkan potensi Waterfront City. Tele, akan ada panorama sejuk menampilkan Menara Pandang Tele. Selanjutnya Kadis Kebudayaan dan Pariwisata mengatakan, even Trail of The Kings merupakan ajang resmi dalam jaringan UTMB World Series.

“Sampai sekarang total peserta yang terdaftar adalah 1.081 pelari yang berasal dari 26 negara,” pungkasnya.

Untuk distribusi gender per kategori, menurutnya, menunjukkan partisipasi yang bervariasi.

Contohnya, kategori King’s Ascent 28 K memiliki 355 pria dan 84 wanita serta kategori Legend Leap 5 K memiliki komposisi yang lebih seimbang dengan 154 pria dan 131 wanita.

Kemudian diterangkan, persiapan titik petugas shuttle penjemputan peserta dilakukan di 2 lokasi bandara, Kualanamu International Airport (Medan) dan Silangit Airport (domestik).

Sebelumnya, Pemkab Samosir melalui Dinas Kominfo menggelar konferensi pers terkait persiapan Samosir sebagai tuan rumah.

Dihadiri Wabup Ariston Tua Sidauruk, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tunggul Sinaga, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho dan Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang.

Berikut pembagian pelari berdasarkan kategori jarak:

Caldera Crown 100 KM (59 Runners)

Ultimate Expedition 60 KM (113 Runners)

King’s Ascent 28 KM (439 Runners)

Legacy Dash 10 KM (283 Runners)

Legend Leap 5KM (185 Runners)

Kategori Kids (2 Runners)

Jadwal kegiatan berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 Oktober 2025, dengan rincian:

16 Oktober 2025 dilaksanakan Gala Dinner untuk VIP dan Sponsor pada pukul 18.30 – 21.30 Wib di Labersa Hotel, Samosir. 17 Oktober 2025, merupakan hari untuk Race Pack Collection (RPC), Expo, dan Afternoon Tea Party serta Welcome Plan (Briefing) untuk kategori 100 K, 60 K, dan 28 K. dipusatkan di Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, dimulai dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.

18 Oktober 2025 (Race Day):

Flag-Off dimulai dini hari untuk kategori Caldera Crown 100 K pada pukul 00.00 Wib di Waterfront City Pangururan.

Selanjutnya, Ultimate Expedition 60 K Flag-Off pukul 07.00 Wib di Tugu Guru Tatea Bulan, Kecamatan Sianjurmula, disusul King’s Ascent 28 K pada pukul 07.30 Wib di Pantai Batu Hoda, Kecamatan Simanindo, kategori Legacy Dash 10 K juga dijadwalkan Flag-Off di pagi hari.

Daftar Kategori dan Lintasan Trail of The Kings 2025:

Caldera Crown 100K (Kategori Ultra Profesional)

Lintasan utama ini dirancang untuk pelari profesional yang menempuh medan terberat di Samosir. Jalur 100 kilometer akan melewati kawasan alam, perbukitan, dan situs budaya penting di Kecamatan Sianjurmula-mula, Ronggur Nihuta, dan Pangururan.

Rute lengkap mencakup:

Desa Sarimarrhit, Desa Sikkam, Desa Sianjurmula-mula, Desa Ginolat, Desa Huta Gurgur, Desa Boan Dolok, Desa Siboro, Desa Hutaginjang, Desa Salaon Dolok, Desa Ronggur Nihuta, Desa Sijambur, Desa Salabungan Nihuta, Desa Pardomuan I, Kelurahan Pasar Pangururan, Desa Tanjung Bunga, dan Kelurahan Sigunggoungung.

Ultimate Expedition 60K (Kategori Semi-Profesional)

Kategori ini ditujukan bagi pelari berpengalaman yang ingin menjelajahi lintasan menantang dengan jarak menengah.

Jalur 60 kilometer membentang dari kawasan alam pegunungan hingga perkampungan adat di Kecamatan Sianjurmula-mula dan Pangururan.

Rute meliputi: Desa Sipitudai, Desa Sikkam, Desa Sianjurmula-mula, Desa Ginolat, Desa Huta Gurgur, Desa Boan Dolok, Desa Siboro, Desa Hutaginjang, Desa Pardomuan I, Kelurahan Pasar Pangururan, dan Kelurahan Sigunggoungung.

King’s Ascent 28K (Kategori Komunitas dan Atlet Nasional). Jarak 28 kilometer diperuntukkan bagi komunitas lari dan atlet nasional dengan tingkat kesulitan sedang.

Jalur ini melintasi Kecamatan Pangururan dan Sianjurmula-mula, termasuk: Desa Pardomuan I, Kelurahan Pasar Pangururan, Desa Sipitudai, dan Kelurahan Sigunggoungung.

Legacy Dash 10K (Kategori Wisata dan Rekreasi). Kategori 10 kilometer disiapkan untuk peserta wisata, komunitas lokal, dan masyarakat umum. Lintasan berlokasi di kawasan perkotaan Pangururan, dengan jalur melalui Desa Pardomuan I, Kelurahan Pasar Pangururan, Kelurahan Sigunggoungung, dan Desa Huta Tinggi.

Legend Leap 5K (Kategori Pelari Pemula dan Wisatawan). Jalur 5 kilometer dirancang sebagai kategori rekreasi dan pengenalan olahraga lintas alam bagi peserta pemula, wisatawan, serta anak muda.

Lintasan berfokus di sekitar Kecamatan Simanindo, mencakup Kelurahan Tuktuk Siadong, Desa Garoga, Desa Siallagan Pindaraya, Desa Ambarita, dan Desa Parmonangan.

Kids Category (Kategori Anak)

Kategori ini disiapkan khusus untuk anak-anak lokal dan peserta keluarga. Jarak lintasan pendek sekitar 2 kilometer, berlokasi di Segment 5 Waterfront City Pangururan sebagai bagian dari kegiatan edukasi dan pengenalan olahraga alam sejak dini. (Gugun Malau|JIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *