Dewan Perwakilan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) kota Sianțar menggelar konferensi Pers di kantor sekretariat yang terletak di jalan Gereja, kecamatan Siantar selatan kota Siantar propinsi Sumatra Utara Jum’at 17 November 2023.
Konferensi Pers yang dilakukan Gibson Aruan, Selaku Sekretaris jenderal Satuan tugas (Satgas) DPD IPK bersama pengurus DPD IPK kota Siantar membeberkan kebenaran peristiwa kericuhan yang terjadi dilahan parkir di diseputaran jalan Cipto, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (16/11/2023) kemarin.
Sekretaris satgas DPD IPK ini menceritakan kronologi lengkap peristiwa keributan disana, Gibson menyampaikan terkait Surat Perintah Tugas (SPT) yang dimiliki pihaknya (Satgas IPK).
“Saya sangat menyayangkan ada oknum melakukan aktivitas pengutipan liar dilahan parkir kota Siantar” tegas Gibson.
Aktivitas oknum itu melakukan Pungutan liar ( Pungli) dengan sewenang-wenang tanpa memiliki legalitas atau SPT yang dikeluarkan Dishub, bahkan oknum itu melakukan aksi pungli dengan cara yang arogan tanpa memiliki karcis parkir yang dikeluarkan Pemko Siantar dimana ini hanya untuk kepentingan pribadi bukan menambah pendapatan daerah kota Siantar.
“Oknum tersebut menyuruh anak dibawah umur sebagai juru parkir (Jukir) tanpa adanya karcis yang dikeluarkan Pemko Siantar. Lalu si jukir ini menyetorkan hasil parkir kepada oknum tertentu bukan ke pihak Pemko Siantar.
Gibson juga memaparkan terkait SPT yang resmi dan jelas yang dikeluarkan Dishub, “SPT di Lahan itu atas nama Andi Tambunan” tegas Gibson keawak media.
Sekjen Satgas IPK itu melanjutkan kronologi terjadinya peristiwa kericuhan tersebut dimana oknum atau jukir liar ini menghalangi Andi (yang punya SPT resmi dari Dishub) ketika hendak menjaga parkir dan melakukan intimidasi sehingga terjadi salah paham mengakibatkan adanya bentrok.
Kemudian pihak Gibson melakukan konfirmasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) kota Siantar akan hal ini.
“Informasi yang kami dapat, Dishub sudah melakukan survey di lokasi parkir tersebut”.
Dan perlu kita ketahui, kemarin kami berada dilahan parkir itu ada sejumlah oknum yang tidak kami kenal, sepertinya oknum itu adalah kelompok preman yang melakukan intimidasi kepada Jukir kami, itulah sebabnya kami datangi lahan parkir itu untuk menegahi” sambung Gibson.
Sekjen Satgas DPD IPK itu juga menyampaikan peristiwa penganiayaan yang dilakukan oknum berinisial “NG” Kepada dirinya.
“Saat itu bagian wajah saya dikepalai” terang Gibson.
Usai di Aniaya, Gibson membuat laporan resmi ke Polres Siantar.
“Kami berharap pihak kepolisian segera memproses laporan kami, jika tidak kami akan desak agar pelaku ditangkap”. Ucap Gibson dengan nada serius.
“Kami Ormas IPK, Selaku organisasi kepemudaan di Siantar mendukung program pemerintah kota (Pemko) Siantar dimana kami membatu agar pendapatan daerah kota Siantar tidak diambil oknum tertentu”, tambah Gibson.
Selanjutnya dalam kesempatan konferensi Pers tersebut, Gibson menyampaikan permohonan kepada Kapolres Siantar dan Kepala Dinas Perhubungan segera menertibkan oknum pungli yang ada dikota Siantar dimana mereka adalah perampok Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Siantar.
“Kami berharap kepada bapak kapolresta Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno dan Kadishub Drs. Julham Situmorang MSi segera menghentikan kegiatan aktivitas Pungli yang dilakukan oknum perampok PAD di Kota tercinta ini” tegas Gibson.
Gibson menyampaikan kepada insan pers bahwasanya pihaknya hadir untuk menyelamatkan PAD Kota Sianțar.
“Permasalahan ini diakibatkan ada oknum yang melakukan kutipan liar di lahan parkir, dan menghalangi pihak kami yang jelas memiliki SPT” sambung Gibson.
Rocky Marbun Selaku Senior Ikatan Pemuda Karya DPD Siantar yang turut hadir dalam konferensi mengatakan pemerintah harus bertanggung jawab selaku pemberi SPT kepada Andi Tambunan.
“Dinas perhubungan Sianțar Selaku pengelola dan pemberi SPT jangan melakukan pembiaran sehingga terjadi konflik, dan ketika ada sikap premanisme maka kepolisian juga harus turun tangan, kami tidak menginginkan terjadi bentrok di lapangan karena kami menginginkan sikap yang baik untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Artinya kami menawarkan kedamaian, jika ini tidak ditanggapi dengan baik atau tidak terealisasi, mohon maaf kami akan menurunkan seluruh kader IPK untuk masalah ini turun kejalan buat aksi”. tegas Rocky Marbun.
Laporan:red**/12












