Simalungun-SUMUT | JurnalisIndoNews Tragedi kecelakan beruntun yang terjadi di jalan lintas Siantar-Seribudolok menewaskan 5 orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan tersebut yang terjadi tepatnya di Bulu Pange Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun Propinsi Sumatra Utara pada Rabu (24/1/24) siang.
Sebanyak 7 unit mobil dan 8 sepeda motor terlibat dalam kejadian tersebut, dalam peristiwa ini ada tiga (3) unit mobil rombongan dari para guru (Pahlawan Tanpa Tanda Jasa) SMK Neg.1 Siantar Kabupaten Simalungun.
Salah seorang rekan para korban (guru), Marta Sitompul mengatakan, 3 unit mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu merupakan rombongan guru SMK Negeri 1 Siantar, Kabupaten Simalungun.
Mereka berangkat dari Kota Pematangsiantar rencananya hendak melayat ke Nagori Raya Usang, Kecamatan Dolok Masagal, Kabupaten Simalungun.
Dalam peristiwa itu, 5 orang diketahui meninggal dunia. Lima orang di antaranya disebutkan menumpang di dalam mobil yang sama, sementara 2 orang lainnya selamat.
Marta mengaku, mendapat informasi dari rekannya sesama guru di Kota Pematangsiantar. Informasi yang didapatnya yakni rekan mereka terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
“Kebetulan saya guru di daerah sini (Panei Tongah, Kecamatan Panei),” ucapnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Mendapat informasi itu, Marta langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memastikan bahwa benar para korban merupakan rekannya sesama guru di Kabupaten Simalungun.
Sementara itu di lokasi kejadian masih berlangsung proses evakuasi kendaraan yang terlibat. Sejumlah petugas Kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas..(JE.S)












