Berita Daerah

Presiden Prabowo Dilantik Usia 73 Tahun, Wapres Gibran 37 Tahun, Begini Pidatonya.

374
×

Presiden Prabowo Dilantik Usia 73 Tahun, Wapres Gibran 37 Tahun, Begini Pidatonya.

Sebarkan artikel ini

Jakarta, JurnalisIndoNews – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengambil sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 di Gedung DPR/ MPR RI pada Minggu (20/10).

Prabowo dilantik di usia 73 tahun. Ia lahir di di Jakarta pada 17 Oktober 1951. Sementara itu, Gibran lahir pada 1 Oktober 1987. Artinya, kini ia berusia 37 tahun.

Keduanya akan menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Selain petinggi negara lain, beberapa presiden dan eks wapres Indonesia juga dikabarkan akan hadir seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Try Sutrisno hingga Budiono.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdananya selepas dilantik MPR RI. Dalam pidatonya, Prabowo memastikan untuk mengutamakan kepentingan rakyat.

Prabowo menegaskan bakal mengutamakan kepentingan rakyat, termasuk yang tidak memilihnya bersama Gibran Rakabuming di Pilpres 2024. Prabowo akan mengutamakan kepentingan rakyat di atas semua kepentingan golongan.

“Kami akan menjalankan kepemimpinan pemerintah RI, kepemimpinan negara dan bangsa Indonesia dengan tulus, dengan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka-mereka yang tidak memilih kami,” kata Prabowo di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Kami akan mengutamakan kepentingan bangsa Indonesia, kepentingan rakyat Indonesia di atas segala kepentingan, di atas segala golongan, apalagi kepentingan pribadi,” imbuh dia.

Selain itu, Prabowo mengatakan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini bukan cuma ancaman dari luar. Dia mengatakan ada juga tantangan dari dalam negeri.

Prabowo pun mengajak semua pihak berani untuk mawas diri dan menatap realitas yang ada. Salah satunya, kata Prabowo, ialah banyaknya kebocoran dan korupsi yang merugikan negara.

“Saudara-saudara sekalian, kita harus menghadapi kenyataan masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, korupsi di negara kita. Ini adalah yang membahayakan masa depan kita dan masa depan anak-anak kita dan cucu-cucu kita,” ujarnya.

Dia mengatakan semua pihak harus berani mengakui masih banyak kebocoran anggaran. Dia mengatakan hal itu harus diperbaiki demi masa depan bangsa.

“Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara pejabat politik, pejabat pemerintah, di semua tingkatan,”

Usai menjalani prosesi pelantikan, Prabowo dan Gibran dijadwalkan bakal berangkat ke Istana Negara untuk mengikuti prosesi pisah sambut dengan Presiden Joko Widodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *