JurnalisIndoNews.com|Dairi – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah daerah wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah berlangsung Sepekan. Ribuan warga Kabupaten Dairi mulai panik dan rela menginap satu malam di jalur antrean tiga SPBU demi 20 liter BBM.
Kondisi di lapangan, Jumat (5/12/2025) di jalur antrean SPBU Batang Beruh Sidikalang. Para pengendara dari berbagai daerah di Dairi mengaku sudah berada di lokasi antrean sejak Kamis (4/12/2025) pukul 19.00 WIB dengan jarak satu kilometer ke SPBU demi 20 liter BBM, menunggu SPBU buka pada pagi hari.
Jalur antrean BBM dipenuhi ratusan kendaraan roda empat keatas dan sepeda motor hingga mengular di setiap SPBU Dairi. Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga belum dapat dipastikan sampai kapan pasokan BBM untuk Kabupaten Dairi normal.
Ketidakpastian itu disampaikan Sales Branch Manager Pertamina serta Corporate Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Vifki Leondo, pada rapat pertemuan Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Dairi, Polres Dairi, empat pengusaha SPBU serta dua pengusaha Pertashop, di ruang Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Dairi, Rabu (3/12/2025).
Dalam pertemuan itu, Vifki menyampaikan kendala terhadap pengiriman distribusi BBM ke seluruh Daerah di Sumatera Utara terutama ke Kabupaten Dairi yang disebabkan puluhan armada pengangkutan atau Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina terjebak bencana yang terjadi di beberapa daerah. (JIN)












