Siantar-SUMUT | JurnalisIndoNews kegaduhan dan perkelahian yang terjadi antara juru parkir (jukir) di kota Siantar, banyak warga kota Siantar anggap Dinas Perhubungan (Dishub) kota Siantar tidak becus memgurusi perparkiran saat ini dikota Siantar.
Secara khusus diminta Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) segera tertibkan seluruh parkir yang ada di kota Siantar supaya tidak menjadi kegaduhan yang berakibat fatal antar Jukir satu dengan yang lainnya dimana mereka saling merebut lahan parkirnya.
“Disini Dishub harus tegas, saya sebagai seorang Praktisi Hukum, menilai kurangnya pengawasan, pengaturan dan penertiban jukir di Kota Siantar ini, Dishub seharusnya sebelum memberikan Surat Perintah Tugas (SPT) pada lokasi parkir masing-masing Jukir, lebih dahulu memastikan tidak adanya jukir lain dilokasi yang diberi SPT tersebut, dimana agar tidak terjadi bentrok sesama jukir, apalagi akhir-akhir ini, sesuai amatan saya sudah ada tiga (3) kali terjadi bentrok sesama Jukir, seperti kasus yang teejadi di jalan Cipto beberapa waktu lalu, Kadishub menerbitkan SPT dijalan Cipto tepatnya lahan parkir di kedai kopi Koktong Jalan Cipto simpang jalan Wahidin, kasus ini belum selesai, dan saya pastikan kasus ini akan tetap diungkap agar tetap diproses secara hukum”. Tegas Gokma Sagala, SH, MH. (Kamis, 16/11/2023)
“Dapat kita lihat, sejak Julham Situmorang menjadi Kadishub kota Siantar, banyak kasus Jukir yang SPT nya terbit di satu lokasi ternyata dilokasi tersebut sudah ada Jukirnya, serta sarat dengan kejanggalan khususnya masalah perparkiran ini”. Sambung beliau.
“bila perlu Walikota segera copot Kadishub jika beliau tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai Kadishub, dan secepatnya Walikota evaluasi kembali semua kinerja Dishub selama ini”. Tutup Gokma Sagala, SH, MH . (Red**/”2)












