Berita DaerahNarkotika

Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pematangsiantar menjadi sorotan masyarakat, Sekjen Pemuda/i Perduli Siantar Angkat Bicara : Walikota Pematangsiantar harusnya ambil tindakan tegas untuk menutup Tempat Hiburan Malam (THM)

886
×

Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pematangsiantar menjadi sorotan masyarakat, Sekjen Pemuda/i Perduli Siantar Angkat Bicara : Walikota Pematangsiantar harusnya ambil tindakan tegas untuk menutup Tempat Hiburan Malam (THM)

Sebarkan artikel ini

JurnalisIndoNews| Pematangsiantar – Kisruh terkait keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pematangsiantar terus memicu perdebatan sengit di tengah masyarakat. Suasana semakin memanas menyusul berbagai pernyataan dari tokoh-tokoh masyarakat yang mempertanyakan sikap dan ketegasan pemerintah Kota, terutama Walikota Pematangsiantar, yang dinilai terlalu diam dan terkesan membiarkan maraknya THM tanpa pengawasan yang ketat dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Seperti diketahui, sebelumnya pihak Polda Sumatera Utara telah melakukan penggerebekan terhadap beberapa THM di wilayah Kota Pematangsiantar. Namun, alih-alih mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara seluruh THM guna meredam situasi, Walikota justru dinilai membiarkan sejumlah tempat hiburan kembali beroperasi secara bebas.

Menanggapi hal ini, organisasi Gerakan Pemuda Pemudi Perduli Siantar (P3S) yang diketuai oleh Rivai T dan diwakili oleh Sekretaris P3S, Try Aditya, angkat bicara. Dalam pernyataannya kepada awak media JurnalisIndoNews saat ditemui di salah satu cafe di Megaland, Kecamatan Siantar Timur, Try menyampaikan keresahan masyarakat yang semakin mempertanyakan arah kebijakan pemerintah kota Pematangsiantar.

“Iya, kami juga mendengar polemik ini. Namun mengapa Walikota Pematangsiantar tidak bertindak tegas terlebih dahulu dengan menutup sementara seluruh THM? Baru saja ada penggerebekan beberapa waktu lalu, tapi THM lain tetap beroperasi. Seharusnya demi menjaga kondusifitas, tempat-tempat hiburan ini ditutup sementara waktu sembari menertibkan termasuk perizinan usaha bahkan peredaran alkohol jenis miras, tak hanya itu, tidak terkecuali peredaran Norkotik dan obat2an terlarang lainnya, maka untuk itu Walikota Wesly Silalahi jangan hanya diam. Kerjasama dong dengan Polres Pematang Siantar,” ujar Try Aditya (08/06/2025).

Try menambahkan, masyarakat saat ini penuh dengan tanda tanya dan kekecewaan melihat THM lain masih bebas beroperasi,  menurutnya, penutupan sementara menjadi langkah penting untuk mengembalikan ketenangan di tengah masyarakat.

“Kami tahu mereka para pelaku usaha butuh penghidupan, tapi dampak sosial dari kisruh ini tidak kecil. Kalau anak-anak muda sampai terjerumus, lalu bernasib sial akibat pengaruh THM, siapa yang bertanggung jawab? Sudah dua kali terjadi penggerebekan, tapi belum juga ada kebijakan tegas. Jangan sampai masyarakat turun ke jalan. Kalau itu terjadi, suasana kota akan makin tidak kondusif,” tegasnya.

Try juga mengungkapkan bahwa dirinya dulu melihat Kota Pematangsiantar sebagai kota yang damai dan tentram. Namun kini, situasi menjadi penuh gejolak hanya karena kurangnya pengawasan terhadap tempat hiburan malam oleh Pemerintah dan APH.

“Kami Pemuda Pemudi Perduli Siantar sangat kecewa dengan kondisi saat ini. Ini bukan kisruh politik, tapi soal moral dan ketertiban masyarakat, Malu kita dengan kota tetangga yang tenang-tenang saja. Maka dari itu, kami mendesak Walikota Pematangsiantar dan Polres Pematangsiantar agar mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara seluruh THM di Kota Pematangsiantar. Kami tunggu respon beliau, minimal Senin ini kami ingin lihat apakah beliau benar peduli pada aspirasi masyarakatnya,” pungkas Try Aditya.

Masyarakat pun menyuarakan harapan penuh agar Walikota segera mengambil keputusan berani demi meredam keresahan dan potensi konflik sosial yang lebih besar. Desakan ini menjadi bukti bahwa suara rakyat menginginkan ketertiban dan keamanan dikembalikan ke Kota Pematangsiantar (JIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *