JurnalisIndoNews.com|Medan – Setelah empat hari lebih menunggu, peluru senapan angin yang bersarang di bagian tulang kepala Asmi Anggriani, berhasil diangkat pihak Rumah Sakit Adam Malik Medan. Romanda Siregar, ibu korban mengatakan operasi dimulai pada Jumat pagi dan selesai pada sore hari.
“Baru selesai dioperasi. Tadi mulai operasi dari pukul 08.00 WIB, dan baru selesai pukul 16.00 WIB,” ujarnya, Jumat (9/1/2026) sore.
Kata Romanda, jumlah peluru yang berhasil diangkat berjumlah satu peluru dengan bentuk menyerupai roket. “Pelurunya hanya 1 yang bersarang, tetapi bentuknya mirip roket memanjang,” katanya.
Romanda memastikan kondisi anaknya dalam pemulihan di RS Adam Malik Medan. Untuk diketahui, Asmi Anggriani terkena peluru nyasar yang diduga digunakan para pelaku tawuran di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Senin (5/1/2026).
Dari keterangan polisi, tawuran antar warga pecah sore menjelang malam. Saat itu korban bersama ibunya baru saja keluar dari Indomaret, namun tiba-tiba ia terkena peluru tepat di tulang bagian atas mata dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan dalam kasus ini polisi telah menangkap tiga pelaku. Kata Ferry, ketiga ketiganya diamankan karena diduga sebagai otak pelaku tawuran dan juga menggunakan senapan angin, serta senjata tajam saat tawuran berlangsung. (JIN)












